Mereguk Sehat di Pegunungan

10 Maret 2018, Tritus Julan

Mereguk Sehat di Pegunungan

Secang (Caesalpinia sappan). Nama ini merujuk pada jenis pohon tumbuh antara lima hingga 10 meter di dataran rendah hingga kawasan dengan ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut.

Sebagian di antara pohon-pohon secang tumbuh liar. Sebagian lagi ditanam sebagai pembatas lahan. Bagi sebagian orang, secang akrab sebagai bahan utama atau tambahan dalam sejumlah jenis minuman.

Teh secang dan bir pletok khas Betawi, merupakan sebagian di antara jenis minuman yang menggunakan secang . Salah satu fungsinya guna memberikan warna merah khas sebagai pemantik selera. Pohon secang dikenal di berbagai provinsi di Indonesia dengan nama lokal masing-masing. Penggunaannya, berpusar di antara sajian minuman dan atau sebagai obat rakyat.

Nirmal, Rajput, Prasad, dan Ahmad pada Asian Pacific Journal of Tropical Medicine (2015) menulis tentang sebaran secang di Asia Tenggara berikut penggunaannya secara tradisional sebagai minuman dan makanan. Bagian inti kayu (heartwood) secang, sudah sejak lama dipergunakan di Thailand sebagai obat rakyat guna menyembuhkan tuberkolosis, diare, disentri, infeksi kulit, hingga anemia atau kondisi dimana sel darah merah (Hb) berada di bawah ambang normal.

Salah satu senyawa bioaktif paling dominan dalam secang adalah brazilin (C16H14O5) dan secara luas dipergunakan dalam beragam industri, termasuk makanan, minuman, tekstil, dan farmasi. Dalam pengobatan tradisional China, brazilin dipergunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah, melancarkan menstruasi, dan menunjukkan potensi untuk dipergunakan sebagai obat penahan sakit dan anti radang. (Nirmal, Rajput, Prasad, dan Ahmad: 2015)

Belakangan, aplikasi secara tradisional itu terbukti lewat beragam riset ilmiah. Senyawa brazilin dalam secang dilaporkan terkait dengan sejumlah aktivitas biologis yang sebagian di antaranya termasuk antibakteri, antiradang, antikerusakan kulit, antijerawat, antialergi,  dan antioksidan.

Menurut Nirmal, Rajput, Prasad, dan Ahmad (2015), setelah terbukti memiliki sifat sebagai obat, inti kayu secang diterima luas dalam pasar lokal dan internasional. Ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa dari Asia Tenggara juga dilakukan menyusul pengakuan tersebut. Inti kayu secang juga telah terdaftar dalam edisi ke-15 Japanese Pharmacopoeia (Disebut juga Farmakope, buku resmi negara tentang monografi fisik dan kimia serta analisis maupun dosis maksimal obat berikut bahan bakunya).

Secang, sebagai minuman, cenderung mulai banyak pula dikenal warga perkotaan. Kawasan ramai, penuh hiruk pikuk, dan pusat nyaris segala aktivitas manusia yang cenderung berada di dataran rendah dan relatif minim ruang terbuka hijau berikut vegetasi tanaman.

Memang, belum ada riset ilmiah tentang seberapa jauh dampak konsumsi secang di dataran tinggi ataupun dataran rendah, karena nyatanya pohon secang dapat hidup baik di dua kondisi topografi berbeda tersebut. Akan tetapi, bukankah lebih baik mengembalikannya ke atas pegunungan, dimana tegakan beragam pepohonan seolah mengembalikan secang ke habitatnya.

Tambah lagi, secang dalam sajian panas yang sudah barang tentu mampu menghangatkan badan saat diserbu dingin di ketinggian…

Testimony


It was an amazing experience ! Seumur hidup saya belum pernah naik gunung beneran (kecuali Gunung Bromo ya yang naiknya ada anak tangganya ????). Tanggal 1 Mei 2018 kemarin adalah pengalaman pertama saya naik gunung yaitu ke Gunung Pundak. Dan beruntung sekali saya karena first tracking saya adalah bersama Pinus Story ????. Itinerarry jelas, penjelasan yang mudah dipahami bagi pemula seperti saya, setiap detil disiapkan dengan seksama, dan....saya dengan sabar dipandu sehingga bisa sampai puncak ! Rasanya pingin teriak MERDEKA !! ???? Satu hal lagi yang berkesan adalah pengalaman makan bersama di atas gunung dengan makanan beneran (alias bukan makanan instant). Pinus Story punya chef yang jempolan ???? Thank you for the wonderful first experience...and can't hardly wait for next amazing trip with PINUS STORY ????

Vivin Kurnia, Mojokerto

Menikmati kuliner di atas gunung benar-benar maknyus cyinnnnn. Sup sunset tomyamnya terasa di lidahnya nyesss banget deh. Apalagi olahan terong penanjakan yang rasanya baru sih. Nggak pernah kebayang masak seperti itu di omah dewe, jelas nggak bisa. Anyway, thanks banget resep2 gunungnya Pinus Story.......

Anisah, Sidoarjo

Ini pengalaman kedua saya mendaki gunung lagi #pengalaman pertama mendaki gunung saat masih putih abu2#. Musti ngumpulin niat tuk yakin bisa mendaki gunung lagi di usia yang sudah tidak muda????karna dibutuhkan kekuatan fisik dan mental yang kuat tuk bisa mendaki gunung... Namun, berkat teman2 dari Pinus Story yang selalu bikin suasana fun disetiap perjalanan pendakian membuat saya yakin bisa menyelesaikan pendakian ke gunung pundak 1 Mei 2018 kemarin... Alhasil, terbayar sudah rasa capek mendaki dengan indahnya pemandangan saat berada di puncak gunung pundak ditambah "bonus" hiburan dan menu yang disajikan dari Pinus Story bikin perjalanan trip muncak kali ini sempurna...Ujung2nya bikin nagihhh dahh tuk bisa ngetrip bareng lagi sama teman2 dari Pinus Story. See you next trip Pinus Story. ????

Maya Banyu_benink, Mojokerto

Dulu aku nggak berani ketika liburan ke gunung, serem kan?. Apalagi bayangan gunung itu seperti sulit untuk didaki. Mendaki Gunung Pundak dengan tim Pinus Story, rasanya beda sekali. Gunungnya cantik, banyak jenis pohonnya. Rasanya ingin kembali lagi ke sana. Maju terus Pinus Story.......

Halimah, Malang

Menurut aku tempat yang paling bisa banged untuk menghilangkan Penat dan Stres karena rutinitas kerjaan dan rutinitas di rumah cuman Keindahan Gunung. Gak salah aku gabung sama Team Pinus Story untuk menikmati keindahan Alam Gunung, karena Pinus Story memberikan semua kemudahan dan kenyamanan, dari mulai informasi sblm brgkt, perjalanan naik gunung yg selalu dipandu dengan baik, informasi2 yg selalu diberikan tentang alam, dan yang terpenting KULINER yang disajikan oleh team Pinus Story WOW BANGEEEEDD....!!! SEDDAAAAPPPP.....!!!! Lelah kita setelah menaklukkan Puncak Gunung terbayar LUNAS dengan menikmati Indahnya Gunung dan menikmati KELEZATAN masakan dari Pinus Story.. Bener2 GAK SALAH PILIH deh, Next Trip Gunung pasti bakal gabung sm Team Pinus Story... THANKZ A LOT PINUS STORY, SUKSES TERUUUUUSSS....

aRief sAm Gibson
Write Testimony