Team Building Pinus Story

27 Maret 2018, Aan Haryono

Team Building Pinus Story

 

Sinergitas dan kepemimpinan ideal menjadi tujuan banyak pihak untuk terus berdaya. Untuk memenangkan persaingan, mereka harus bisa berinprovisasi dan menelorkan banyak inovasi. Pinus Story mencoba memahami kebutuhan itu dengan membentuk team building yang diinginkan.

Pakar kepemimpinan dan manajemen John C. Adair, dalam bukunya yang berjudul “The Concise Adair on Teambuilding and Motivation (2004) memberikan ringkasan tentang konsep membangun kerjasama tim (team building). Menurutnya, hal itu merupkan irisan di antara meraih tujuan, membangun dan mempertahankan tim, dan mengembangkan individu.

Ia pun menulis hal-hal seperti makna, tanggung jawab, tujuan, program, kondisi-kondisi kerja. Sumber daya, target, otoritas, pelatihan, prioritas, supervisi, dan menentukan contoh adalah sejumlah isu yang mesti diperhatikan untuk meraih tujuan.

Sementara untuk membangun dan mempertahankan tim, seorang pemimpin mesti memerhatikan tujuan, standar, standar keamanan, ukuran tim, anggota-anggota tim, semangat tim, disiplin, keluhan, konsultasi, arahan, perwakilan tugas, dan dukungan. Guna mengembangkan individu, pemimpin perlu memerhatikan target, wibawa, pencapaian, tanggung jawab, otoritas, pelatihan, pengakuan, pertumbuhan, performa, imbalan, tugas, seseorang, waktu atau perhatian, keluhan, keamanan, dan penilaian.

Dari paparan tersebut, kita memafhumi pentingnya kerjasama dalam sebuah tim. Kerjasama tim yang baik sangat dibutuhkan dalam pencapaian target kerja. Maju dan tidaknya sebuah perusahaan, lembaga pendidikan maupun pemerintahan tak lepas dari solid dan tidaknya tim yang dibentuk.

Suhardjono (2003) menyatakan bahwa tim memang terdiri dari sekelompok orang, tetapi tidak semua kelompok orang adalah tim. Karena menurut Barker (2000) seperti dikutip dalam Suhardjono (2003), tim diartikan sebagai sekelompok orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.

Oleh karena itulah, pembangunan kerjasama tim cenderung mesti beroleh prioritas dibandingkan pembangunan tim atau bangunan tim. Ada unsur kerjasama yang mesti dibangun terlebih dahulu, sebelum beranjak pada isu mengenai pembentukan atau pembangunan tim.

Pinus Story ingin hadir dalam ruang pembangunan atau pembentukan kerjasama tim yang berdedikasi tinggi serta mampu memahami karakter masing-masing individu. Program “team building” yang kami rancang merupakan kegiatan bersama dari berbagai jenis aktivitas yang ditujukan untuk hal tersebut.

Di dalamnya termasuk bagaimana mengasah kepekaan dan fleksibilitas dalam bekerja sama dan menyesuaikan perbedaan-perbedaan karakter setiap individu dalam tim. Hal ini menjadi penting karena dengan tim yang kompak, ide-ide inovatif akan mengalir dengan lancar untuk menghadapi sejumlah tantangan bersama.

Pinus Story ingin membantu mewujudkan bangunan tim yang kuat, sebagi pondasi utama dalam menyelesaikan pekerjaan dan mencapai sebuah target maupun tujuan perusahaan atau organisasi. Untuk tujuan itulah, program ini kami hadirkan.

 

Testimony


Menikmati kuliner di atas gunung benar-benar maknyus cyinnnnn. Sup sunset tomyamnya terasa di lidahnya nyesss banget deh. Apalagi olahan terong penanjakan yang rasanya baru sih. Nggak pernah kebayang masak seperti itu di omah dewe, jelas nggak bisa. Anyway, thanks banget resep2 gunungnya Pinus Story.......

Anisah, Sidoarjo

Pengalaman tak terlupakan! pertama kali mendaki gunung, aduhhh rasanya luar biasa. Bayangan pertama saya dulu berat di perjalanan, melelahkan dan nggak kuat bagi bagi anak-anak. Ternyata semuanya salah. Saya menikmati sekali liburan kali ini. Dan cerita-cerita dari pemandu memberi banyak pengetahuan bagi saya yang pemula ini. Terima kasih Pinus Story....

Inas, Surabaya

It was an amazing experience ! Seumur hidup saya belum pernah naik gunung beneran (kecuali Gunung Bromo ya yang naiknya ada anak tangganya ????). Tanggal 1 Mei 2018 kemarin adalah pengalaman pertama saya naik gunung yaitu ke Gunung Pundak. Dan beruntung sekali saya karena first tracking saya adalah bersama Pinus Story ????. Itinerarry jelas, penjelasan yang mudah dipahami bagi pemula seperti saya, setiap detil disiapkan dengan seksama, dan....saya dengan sabar dipandu sehingga bisa sampai puncak ! Rasanya pingin teriak MERDEKA !! ???? Satu hal lagi yang berkesan adalah pengalaman makan bersama di atas gunung dengan makanan beneran (alias bukan makanan instant). Pinus Story punya chef yang jempolan ???? Thank you for the wonderful first experience...and can't hardly wait for next amazing trip with PINUS STORY ????

Vivin Kurnia, Mojokerto

Dulu aku nggak berani ketika liburan ke gunung, serem kan?. Apalagi bayangan gunung itu seperti sulit untuk didaki. Mendaki Gunung Pundak dengan tim Pinus Story, rasanya beda sekali. Gunungnya cantik, banyak jenis pohonnya. Rasanya ingin kembali lagi ke sana. Maju terus Pinus Story.......

Halimah, Malang

Menurut aku tempat yang paling bisa banged untuk menghilangkan Penat dan Stres karena rutinitas kerjaan dan rutinitas di rumah cuman Keindahan Gunung. Gak salah aku gabung sama Team Pinus Story untuk menikmati keindahan Alam Gunung, karena Pinus Story memberikan semua kemudahan dan kenyamanan, dari mulai informasi sblm brgkt, perjalanan naik gunung yg selalu dipandu dengan baik, informasi2 yg selalu diberikan tentang alam, dan yang terpenting KULINER yang disajikan oleh team Pinus Story WOW BANGEEEEDD....!!! SEDDAAAAPPPP.....!!!! Lelah kita setelah menaklukkan Puncak Gunung terbayar LUNAS dengan menikmati Indahnya Gunung dan menikmati KELEZATAN masakan dari Pinus Story.. Bener2 GAK SALAH PILIH deh, Next Trip Gunung pasti bakal gabung sm Team Pinus Story... THANKZ A LOT PINUS STORY, SUKSES TERUUUUUSSS....

aRief sAm Gibson
Write Testimony