Story II : Puthuk Siwur

24 Maret 2018, Tritus Julan

Pelarian Baru di Perbukitan
 
Nama Puthuk Siwur masih terdengar relatif asing. Bahkan bagi warga Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dimana perbukitan ini menjulang. Berada di dataran tinggi Pacet, bukit ini menjanjikan hawa sejuk dan keragaman tutupan vegetasi.
 
Puncaknya yang berada pada ketinggian 1.429 meter di atas permukaan laut (mdpl), menyajikan pemandangan relatif bebas ke arah perkotaan di wilayah Mojokerto. Gemerlapnya  kota bakal tampak saat pendakian malam dilakukan. Jalur yang relatif terbuka dari tutupan vegetasi besar dan rapat memungkinan terlihatnya pemandangan tersebut dari puncak, dengan waktu tempuh sekitar dua jam sejak awal pendakian.
 
Medan selama jalur pendakian cukup beragam. Lokasinya yang bersebelahan dengan Gunung Pundak membuat Puthuk Siwur berbagi sebagian vegetasi dan kontur permukaan dengan gunung tersebut. Tanah keras yang cenderung licin saat hujan, bebatuan, akar-akar keras pepohonan besar yang menonjol, hingga tanah gembur dengan kemungkinan membenamkan kaki pendaki saat hujan turun.
 
Salah satu kekhasan perbukitan ini adalah tutupan hutan pinus yang cukup rapat. Sensasi dibelai semilir angin lembah yang menyusup lewat batang-batang pinus memberikan rasa dingin, sejuk, dan kehangatan pada saat bersamaan.
 
Sejumlah goa, selain kawasan hutan pinus, dan area untuk menggelar tenda merupakan lokasi-lokasi ideal tempat mengabadikan gambar. Jika kita terlalu terbuai pada lokasi-lokasi sepanjang perjalanan tersebut, bukan tidak mungkin dua jam waktu pendakian bakal menjadi lebih panjang.

Testimony


Dulu aku nggak berani ketika liburan ke gunung, serem kan?. Apalagi bayangan gunung itu seperti sulit untuk didaki. Mendaki Gunung Pundak dengan tim Pinus Story, rasanya beda sekali. Gunungnya cantik, banyak jenis pohonnya. Rasanya ingin kembali lagi ke sana. Maju terus Pinus Story.......

Halimah, Malang

It was an amazing experience ! Seumur hidup saya belum pernah naik gunung beneran (kecuali Gunung Bromo ya yang naiknya ada anak tangganya ????). Tanggal 1 Mei 2018 kemarin adalah pengalaman pertama saya naik gunung yaitu ke Gunung Pundak. Dan beruntung sekali saya karena first tracking saya adalah bersama Pinus Story ????. Itinerarry jelas, penjelasan yang mudah dipahami bagi pemula seperti saya, setiap detil disiapkan dengan seksama, dan....saya dengan sabar dipandu sehingga bisa sampai puncak ! Rasanya pingin teriak MERDEKA !! ???? Satu hal lagi yang berkesan adalah pengalaman makan bersama di atas gunung dengan makanan beneran (alias bukan makanan instant). Pinus Story punya chef yang jempolan ???? Thank you for the wonderful first experience...and can't hardly wait for next amazing trip with PINUS STORY ????

Vivin Kurnia, Mojokerto

Terimakasih buat pinus story yg udah bikin kita merasakan campcer yg sesungguhnya, trimakasih jg buat buat keramahan, kebaikan , pengalaman, dan pengetahuan yg diberikan oleh team pinus story tdk lupa trimakasih jg sdh membuat kita gak merasakan laper di meskipun kita sedang di gunung masakannya chef pinus story bener2 yummi bgt???????? pokoknya can't move dr acara campcer kemarin huhu sukses selalu pinus story semoga kita segera bisa bertemu kembali ????

Sandra , Kediri

Pengalaman tak terlupakan! pertama kali mendaki gunung, aduhhh rasanya luar biasa. Bayangan pertama saya dulu berat di perjalanan, melelahkan dan nggak kuat bagi bagi anak-anak. Ternyata semuanya salah. Saya menikmati sekali liburan kali ini. Dan cerita-cerita dari pemandu memberi banyak pengetahuan bagi saya yang pemula ini. Terima kasih Pinus Story....

Inas, Surabaya

Menikmati kuliner di atas gunung benar-benar maknyus cyinnnnn. Sup sunset tomyamnya terasa di lidahnya nyesss banget deh. Apalagi olahan terong penanjakan yang rasanya baru sih. Nggak pernah kebayang masak seperti itu di omah dewe, jelas nggak bisa. Anyway, thanks banget resep2 gunungnya Pinus Story.......

Anisah, Sidoarjo
Write Testimony